Sekretaris PWNU Sumsel menyampaikan kata sambutan

Festival Baca Al-Fatihah: PWNU Sumsel Dorong Spirit Keislaman di Palembang

NU Sumsel Online — Semarak keagamaan terasa kental dalam penutupan Festival Baca Al-Fatihah Yang Benar dan Indah yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Selatan. Acara yang dilaksanakan di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, (1/5/2025).

Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan, Ir. Ahmad Syaifudin Zuber Dalam sambutannya mengapresiasi PWI Sumsel telah membuat kegiatan seperti ini karena membaca surah Al-Fatihah dengan benar bukan sekadar ritual, tetapi juga memahami makna yang terkandung didalamnya.

“Membaca surah Al-Fatihah dengan baik dan benar adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat utama. Ini merupakan pondasi dalam setiap salat, dan kita tidak boleh menganggap remeh kaidah tajwid maupun keindahan pelafalannya,” ujarnya.

Sebagai surah pembuka dalam Al-Qur’an, Al-Fatihah memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam ajaran Islam. Oleh karena itu, penguasaan terhadap bacaan ini sangat penting. Menurut Ahmad Syaifudin Zuber, kegiatan seperti ini sangat relevan dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan modern.

Baca Juga:  Ketua PWNU Sumsel KH Hendra Zainuddin Al Qodiri Apresiasi Peluncuran Buku Sejarah NU Sumsel

“Semoga kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan pada tingkat provinsi. Kita hidup di zaman serba cepat, namun nilai spiritual tidak boleh ditinggalkan. Justru kita harus memperkuat fondasi spiritual agar tidak tergerus oleh arus duniawi,” tegasnya.

Festival ini menjadi inisiatif PWI Sumsel yang bertujuan menumbuhkan minat masyarakat, terutama generasi muda, untuk membaca dan memahami Al-Qur’an secara mendalam.

Sementara itu, Wali Kota Palembang yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keuangan, Hukum, dan HAM, H. Edison, menyambut baik kegiatan ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam membentuk karakter religius di tengah masyarakat urban seperti Palembang.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya peduli pada berita, tapi juga pada pembinaan akhlak umat. Pemkot Palembang sangat mendukung program-program yang menyentuh langsung akar spiritual masyarakat,” kata Edison saat memberikan sambutan.

Festival Baca Al-Fatihah ini menjadi momentum penting bagi PWI Sumatera Selatan untuk menunjukkan bahwa peran wartawan bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga agen perubahan sosial yang mampu menjadi jembatan dakwah.

Baca Juga:  PC IPNU-IPPNU Palembang siap Masifkan Kaderisasi ke Sekolah-Sekolah.

Ketua PWI Sumsel diwakili Afdhal Azmi Jambak, SH menyampaikan bahwa pihaknya memiliki komitmen kuat dalam mendukung upaya dakwah yang mencerdaskan.

“Kami dari PWI Sumsel merasa memiliki tanggung jawab moral dalam membumikan nilai-nilai keislaman yang moderat dan mendidik. Festival ini hanyalah awal dari banyak kegiatan keagamaan yang akan kami rancang ke depan,” ujar Zainal.

Dalam festival yang berlangsung khidmat namun meriah ini, para peserta yang berasal dari berbagai kalangan — mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum — menunjukkan antusiasme yang tinggi. Tidak hanya berlomba, mereka juga mendapatkan pembekalan tentang metode membaca Al-Fatihah dengan kaidah yang sesuai.

Penutupan festival ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba serta pemberian sertifikat kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan baca Al-Fatihah. (Al)

About Al Akbar Rahmat Ramadhan, M.Pd

Check Also

Yudisium Perdana ITSNUS Sumsel, Lahirkan Sarjana Informatika Berkualitas

NU Sumsel Online – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Sriwijaya Sumatera Selatan (ITSNUS Sumsel) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *