NU Sumsel Online — Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPP NU) Provinsi Sumatera Selatan resmi dilantik pada Jumat, 9 Juli 2026. Pelantikan berlangsung khidmat di Rumah Dinas Wali Kota Palembang dan digelar pada ba’da Salat Jumat (9/1).
Prosesi pelantikan ini menjadi penanda komitmen serius Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan dalam memperkuat peran strategis di sektor pertanian sebagai bagian dari khidmah NU untuk umat dan bangsa.
Ketua LPP NU Sumatera Selatan yang baru dilantik, Drs. H. Agus Muhaimin, MM, dalam pernyataannya menegaskan tekad kuat NU untuk mengedepankan sektor pertanian sebagai salah satu pilar kemandirian umat.
Ia menyampaikan bahwa NU, sesuai dengan khittah dan referensi perjuangannya, tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, tetapi juga aktif dalam pembangunan sosial-ekonomi masyarakat.
“Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab besar untuk hadir di tengah umat, termasuk dalam penguatan sektor pertanian. Pertanian adalah basis kehidupan masyarakat kita. Melalui LPP NU, kami bertekad mendorong pertanian yang berkelanjutan, mandiri, dan berpihak kepada petani, sejalan dengan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa LPP NU Sumsel akan bersinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun lembaga terkait, guna mengembangkan potensi pertanian dan sektor-sektor strategis lainnya di Sumatera Selatan.
Sementara itu, Ketua PWNU Sumatera Selatan, KH. M. Hendra Zainuddin Alqodiri, dalam sambutannya mengawali dengan pembacaan Suratul Fatihah yang dipersembahkan untuk para muassis Nahdlatul Ulama dan para pejuang NU yang telah meletakkan dasar perjuangan organisasi hingga saat ini.
Dalam suasana yang penuh keislaman dan kekhidmatan, KH. Hendra menyampaikan dukungan penuh PWNU Sumsel terhadap seluruh program LPP NU serta lembaga-lembaga NU lainnya.
“PWNU Sumatera Selatan memberikan support penuh terhadap seluruh program LPP NU dan semua lembaga NU. Pertanian NU di Sumatera Selatan harus menjadi wujud nyata khidmah kita kepada umat, menghadirkan manfaat, keberkahan, dan kemandirian,” tuturnya.
Ia menekankan bahwa kunci utama kekuatan NU terletak pada koordinasi dan kebersamaan di semua lini organisasi.
“Yang paling penting dalam NU adalah koordinasi. Sebagaimana saya selalu berkoordinasi dengan Rais Syuriyah, begitu pula lembaga dan banom-banom NU harus saling berkoordinasi. Kita ingin menjadi contoh yang baik, dan inilah wujud khidmah kita untuk NU Sumatera Selatan,” tegasnya.
Pelantikan LPP NU Sumsel ini turut dihadiri oleh p Rois Surya NU, para tokoh NU Sumatera Selatan dan Kota Palembang, unsur Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, perwakilan Polda Sumsel, perwakilan Pangdam II/Sriwijaya, serta jajaran badan otonom (banom) dan lembaga-lembaga NU Sumatera Selatan lainnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan LPP NU Sumatera Selatan mampu menjadi motor penggerak pengembangan pertanian berbasis nilai-nilai ke-NU-an, sekaligus memperkuat peran NU dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat. (Andika)
NU Sumsel