NU Sumsel Online – Dalam rangka memperkuat peran perempuan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Prabumulih Timur berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih menggelar sosialisasi tentang bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Ketua PAC Muslimat Prabumulih Timur, Hj. Hanunah, pada Selasa (13/5/2025).
Acara yang dihadiri oleh pengurus dan anggota Muslimat NU serta petugas dari BNN Kota Prabumulih ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba, cara mengenali tanda-tanda pengguna, serta langkah-langkah penanganan dan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan.
Dalam sambutannya, Hj. Hanunah menyampaikan bahwa peran perempuan, khususnya para Muslimat NU, sangat penting dalam membentengi keluarga dan lingkungan dari bahaya narkoba. Ia menegaskan bahwa edukasi mengenai narkoba tidak boleh berhenti hanya di instansi pemerintah, tetapi harus merambah ke masyarakat luas, termasuk komunitas keagamaan.
“Muslimat NU punya peran strategis dalam menyuarakan bahaya narkoba. Kami tidak hanya ingin tahu, tetapi juga ingin menjadi bagian dari solusi dalam mencegah penyebaran narkoba, terutama di lingkungan keluarga dan masyarakat,” ujar Hj. Hanunah.
Materi sosialisasi yang disampaikan oleh tim BNN meliputi jenis-jenis narkoba yang sering disalahgunakan, dampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental, serta ciri-ciri umum pengguna narkoba yang bisa diidentifikasi oleh masyarakat awam.
Petugas BNN juga memberikan penjelasan tentang pentingnya rehabilitasi bagi pengguna narkoba, serta prosedur dan layanan yang tersedia di Kota Prabumulih. Masyarakat diajak untuk tidak memandang pengguna sebagai penjahat, melainkan sebagai korban yang perlu dibantu untuk pulih.
Salah satu petugas BNN Kota Prabumulih, dalam paparannya mengatakan, “Langkah awal dari pencegahan adalah dengan mengenali tanda-tanda. Bila ada anggota keluarga atau tetangga yang menunjukkan perilaku mencurigakan, segera laporkan atau konsultasikan agar bisa ditindaklanjuti secara tepat.”
Ketua PCNU Kota Prabumulih, Bayu Sugondo, S.Sy., memberikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif antara PAC Muslimat NU dan BNN. Ia menyebut bahwa program semacam ini bisa memperkuat posisi NU sebagai organisasi keagamaan yang tidak hanya fokus pada dakwah, tetapi juga aktif dalam persoalan sosial kemasyarakatan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini semakin meneguhkan peran NU di tengah masyarakat. Syiar NU akan semakin terasa bila kita mampu hadir dalam berbagai bidang, termasuk upaya melawan bahaya narkoba,” ungkap Bayu Sugondo.
Dengan kegiatan ini, diharapkan para anggota Muslimat NU bisa menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya, membawa misi penyadaran dan pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada lebih banyak orang. (Al)
NU Sumsel