Rapat Perdana LPTNU Sumsel, Awali Konsolidasi Strategis Menuju PTNU Unggul dan Berdaya Saing

NU Sumsel Online — Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan menggelar silaturrahmi dan rapat perdana pengurus sebagai langkah awal konsolidasi organisasi.

Rapat berlangsung di Lantai 2 Dekanat Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang dan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran LPTNU PWNU Sumatera Selatan untuk mendorong pengembangan dan peningkatan mutu Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) di wilayah Sumatera Selatan.

Rapat perdana tersebut dipimpin langsung oleh Ketua LPTNU PWNU Sumatera Selatan, Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd., serta dihadiri jajaran pengurus inti, di antaranya Sekretaris Qoim Nurani, M.Pd., Wakil Ketua Dr. H. Abdul Sobur, MM. dan Dr. H. Jumhur, MA., Wakil Sekretaris Dr. Muhammad Abduh, serta anggota Erik Darmawan, S.IP., M.Si. dan Dr. Ratna Farwati, M.Pd. Kehadiran para pengurus mencerminkan keseriusan LPTNU PWNU Sumatera Selatan dalam membangun kerja kolektif yang solid sejak awal masa khidmat.

Ketua LPTNU Sumatera Selatan Dr. Muhammad Isnaini menegaskan bahwa silaturrahmi dan rapat perdana ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan fondasi awal dalam membangun kebersamaan dan komitmen bersama.

“LPTNU PWNU Sumatera Selatan harus dikelola dengan semangat kolektif, sinergis, dan profesional. Kita mengemban amanah besar untuk memastikan PTNU di Sumatera Selatan tumbuh sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, moderat, dan berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan pendidikan tinggi ke depan semakin kompleks, sehingga LPTNU PWNU Sumatera Selatan dituntut mampu menghadirkan program yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.

Baca Juga:  PMII UIN Raden Fatah Tanam Pohon di Halaman Kantor PWNU Sumsel

“Kebersamaan dan kekompakan pengurus menjadi kunci utama keberhasilan,” tambahnya.

Diskusi berlangsung cair namun tetap fokus pada arah besar perjuangan LPTNU PWNU Sumatera Selatan dalam mengawal mutu PTNU. Momentum ini sekaligus menjadi ajang penyamaan visi agar seluruh pengurus memiliki pemahaman dan komitmen yang sejalan.

Agenda utama rapat membahas rencana Pelantikan Pengurus LPTNU PWNU Sumatera Selatan yang dijadwalkan pada 5 Januari 2026. Pelantikan direncanakan akan digelar di Aula Cendikia Pondok Pesantren Talang Jambe, Palembang.

Selain pelantikan, agenda tersebut juga akan dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang mengangkat isu strategis pengembangan ITSSNU dan IAINU menuju Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Sumatera Selatan.

Sekretaris LPTNU PWNU Sumatera Selatan, Qoim Nurani, M.Pd., menyampaikan bahwa pelantikan dan FGD tersebut diharapkan menjadi titik tolak akselerasi pengembangan PTNU.

“FGD ini penting untuk merumuskan peta jalan transformasi perguruan tinggi NU di Sumatera Selatan agar lebih terarah dan terukur,” katanya. Ia juga berharap seluruh pengurus dapat hadir dan berperan aktif dalam agenda strategis tersebut.

Pada sesi akhir rapat, dipaparkan Program Kerja LPTNU PWNU Sumatera Selatan Masa Khidmat 2025–2030. Program kerja tersebut mencakup penguatan kelembagaan dan tata kelola PTNU, peningkatan mutu akademik dan sumber daya manusia, pengembangan riset dan publikasi ilmiah, penguatan kemahasiswaan dan moderasi beragama, serta perluasan jejaring kerja sama dan digitalisasi layanan pendidikan tinggi.

Program kerja ini direncanakan akan dipresentasikan secara resmi dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PWNU Sumatera Selatan pada awal tahun 2026.

Baca Juga:  Sinergi Muslimat NU dan BNN Kota Prabumulih: Edukasi Bahaya Narkoba Demi Masa Depan Generasi

Secara rinci, pada aspek penguatan kelembagaan dan tata kelola, LPTNU PWNU Sumatera Selatan menargetkan sinkronisasi kebijakan PTNU se-Sumatera Selatan dengan kebijakan LPTNU PBNU, pendampingan akreditasi institusi dan program studi, serta penguatan sistem penjaminan mutu internal.

Sementara di bidang akademik dan SDM, program diarahkan pada kaderisasi dosen dan pimpinan PTNU melalui Sekolah Kader Akademik NU (SKANU), standarisasi kurikulum Ke-NU-an dan Aswaja, serta internalisasi nilai moderasi beragama di lingkungan kampus.

Pada bidang riset dan publikasi ilmiah, LPTNU PWNU Sumatera Selatan mendorong pembentukan konsorsium riset PTNU Sumsel–PBNU, penguatan jurnal ilmiah, serta peningkatan kapasitas dosen dalam publikasi bereputasi nasional dan internasional.

Adapun pada sektor kemahasiswaan, program difokuskan pada NU Student Leadership Camp dan Gerakan Kampus NU Ramah Moderasi guna melahirkan pemimpin muda yang moderat dan berintegritas.

Bidang kerja sama, digitalisasi, dan pengabdian masyarakat juga mendapat perhatian serius. LPTNU PWNU Sumatera Selatan merancang penguatan jejaring PTNU dengan pesantren dan dunia industri, transformasi digital layanan akademik, serta pengabdian masyarakat berbasis Aswaja dan kearifan lokal.

Seluruh program tersebut dirancang bertahap hingga tahun 2030 sebagai pijakan strategis mewujudkan PTNU yang unggul dan berdaya saing.

Melalui silaturrahmi dan rapat perdana ini, LPTNU PWNU Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam memajukan pendidikan tinggi NU. Dengan berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah, LPTNU PWNU Sumatera Selatan optimistis mampu mengawal lahirnya PTNU yang moderat, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan peradaban melalui pendidikan tinggi. (Qoim-Red)

About Al Akbar Rahmat Ramadhan, M.Pd

Check Also

PWNU Sumsel Perkuat Pendidikan dan Wakaf, Lantik LPT NU dan LWP NU serta Teken MoU KUR Syariah

NU Sumsel Online — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan (PWNU Sumsel) kembali menegaskan perannya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *