PWNU Sumsel Perkuat Pendidikan dan Wakaf, Lantik LPT NU dan LWP NU serta Teken MoU KUR Syariah

NU Sumsel Online — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan (PWNU Sumsel) kembali menegaskan perannya sebagai lokomotif penguatan pendidikan dan kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.

Melalui pelantikan bersama Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) Sumsel dan Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWP NU) Sumsel, PWNU Sumsel menunjukkan keseriusan membangun fondasi strategis NU di Bumi Sriwijaya. Kegiatan tersebut digelar di Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Selasa (6/1), dan dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Bank Sumsel Babel Syariah terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi warga Nahdliyin.

Pelantikan dua lembaga ini dipimpin langsung oleh Rais Syuriah PWNU Sumsel, KH Syarifuddin Ya’qub. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus PWNU Sumsel.

Momentum tersebut dinilai sebagai langkah konkret PWNU Sumsel dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi sekaligus memastikan aset wakaf dan pertanahan NU terlindungi secara hukum.

Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi NU Sumsel, Dr. Muhammad Isnaini, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas amanah yang diberikan oleh PWNU Sumsel. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan NU.

Penandatanganan MoU bersama BSB Syariah

“Karena saat ini LPT NU sudah memiliki perguruan tinggi, yakni ITS NU dan IAINU Sumsel, mari bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan di Nahdlatul Ulama,” ujar Isnaini dalam sambutannya.

Baca Juga:  Muslimat NU Sumsel Gelar PD-PKPNU Angkatan I, Cetak Kader Penggerak Berjiwa Aswaja

Menurut Isnaini, keberadaan dua perguruan tinggi tersebut menjadi modal awal yang sangat penting bagi PWNU Sumsel untuk melangkah lebih jauh. LPT NU Sumsel, lanjutnya, memiliki cita-cita besar untuk menyatukan ITS NU dan IAINU Sumsel menjadi Universitas Nahdlatul Ulama Sumsel.

“Mari kita bersama-sama mewujudkan Universitas Nahdlatul Ulama Sumsel sebagai pusat keunggulan akademik dan pengembangan keilmuan berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah,” katanya, disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara itu, Ketua Lembaga Wakaf dan Pertanahan NU Sumsel, Joni Efendi, SH., M.Kn., menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PWNU Sumsel yang telah mengamanahkan kepemimpinan LWP NU kepadanya. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga demi kemajuan NU di Sumatera Selatan.

“Kami mohon dukungan semua pihak untuk selalu bersinergi dalam mendukung kemajuan NU di Sumsel,” tuturnya.

Joni Efendi juga menegaskan komitmen LWP NU Sumsel untuk terbuka dan siap berkorban dalam melayani kebutuhan warga NU, khususnya terkait persoalan wakaf dan pertanahan.

Menurutnya, masih banyak aset wakaf milik pesantren, masjid, dan musala yang membutuhkan pendampingan hukum agar memiliki kepastian status.

“LWP NU Sumsel siap menjadi jembatan konsultasi dan advokasi masalah wakaf serta pertanahan di Sumsel,” tegasnya.

Ketua PWNU Sumsel, KH M. Hendra Zainuddin Al Qodiri, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus LPT NU dan LWP NU Sumsel yang baru dilantik. Ia berharap kedua lembaga tersebut dapat langsung bekerja dan memberikan manfaat nyata bagi jam’iyah.

Baca Juga:  MWCNU Tuah Negeri Gelar Pengajian Ahad Legi dan Doa Bersama

“Selamat bekerja untuk Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Semoga Allah SWT memudahkan langkah kita semua dalam mengabdi,” ujar KH Hendra.

Tak hanya pelantikan, PWNU Sumsel juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat kerja sama ekonomi umat. Penandatanganan MoU dengan Bank Sumsel Babel Syariah terkait penyaluran KUR syariah diharapkan dapat membuka akses permodalan yang lebih luas bagi warga Nahdliyin, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil. Program ini dinilai sejalan dengan visi PWNU Sumsel dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis prinsip syariah.

Ke depan, PWNU Sumsel bersama LPT NU Sumsel akan segera menggelar rapat koordinasi untuk membahas arah pengembangan pendidikan tinggi di Sumatera Selatan.

Di sisi lain, LWP NU Sumsel juga berencana membuka posko konsultasi wakaf dan pertanahan yang dapat diakses oleh pesantren, masjid, dan musala di berbagai daerah.

Dengan rangkaian agenda tersebut, PWNU Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah umat, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga pendidikan, ekonomi, dan perlindungan aset umat. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi NU Sumatera Selatan dalam menghadapi tantangan zaman sekaligus memperluas kemaslahatan bagi masyarakat luas. (Al)

About Al Akbar Rahmat Ramadhan, M.Pd

Check Also

Merawat Ingatan Sejarah Lewat Doa dan Budaya: LESBUMI NU Sumsel Kenang Pahlawan Pertempuran 5 Hari 5 Malam Palembang

NU Sumsel Online— Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia Nahdlatul Ulama Sumatera Selatan kembali menegaskan perannya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *