NU Sumsel Online — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan melakukan audiensi penting dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Selatan pada Kamis (8/5/2025).
Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor OJK Sumsel, Jl. Sudirman No. 1025, Palembang, dan disambut hangat oleh Kepala OJK Sumsel-Babel, Arifin Susanto, M.Sc, beserta jajarannya.
Audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan dan lembaga keuangan dalam membangun ekonomi umat.
Pengurus PWNU Sumsel yang dipimpin langsung oleh Rois Syuriah PWNU Sumsel, KH Mal’an Abdullah, hadir dengan penuh semangat memperkenalkan jajaran pengurus baru periode 2025-2030.
KH Mal’an Abdullah menegaskan pentingnya membangun komunikasi lintas sektor, terutama dengan lembaga strategis seperti OJK.
“Kami berharap melalui silaturahmi ini, PWNU Sumsel bisa membangun kerja sama yang produktif dengan OJK demi kemaslahatan umat. Selain itu, kami juga ingin memperkenalkan kepengurusan baru agar sinergi ini semakin kokoh ke depan,” ujar KH Mal’an Abdullah.
Senada dengan itu, Ketua PWNU Sumsel KH Hendra Zainuddin Al-Qodiri menyampaikan bahwa audiensi ini bukan hanya sekadar perkenalan, tetapi juga untuk memperkuat jaringan kerja sama yang selama ini sudah terjalin.
“Silaturahmi ini juga sekaligus memperkuat komitmen kami dalam mendukung pembangunan ekonomi umat. Kami yakin, melalui pendampingan OJK, PWNU bisa berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat soal literasi keuangan dan inklusi keuangan syariah,” kata KH Hendra Zainuddin Al-Qodiri.
Ketua OJK Sumsel-Babel Arifin Susanto, M.Sc menyambut baik kedatangan PWNU Sumsel. Menurutnya, langkah PWNU Sumsel ini sangat strategis karena OJK memang memiliki misi mendorong literasi keuangan hingga ke akar rumput masyarakat.
“Kami merasa terhormat mendapat kunjungan dari PWNU Sumsel. Ini menjadi peluang emas untuk merumuskan program bersama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang inklusi dan literasi keuangan syariah,” jelas Arifin Susanto.
Dalam audiensi ini, PWNU Sumsel dan OJK Sumsel – Babel juga membahas potensi kolaborasi program, seperti edukasi keuangan syariah, penguatan UMKM berbasis pesantren, hingga akses permodalan untuk usaha kecil.
Arifin Susanto menambahkan, OJK Sumsel siap mendukung program-program NU yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat.
“Kami terbuka untuk kerja sama, mulai dari pelatihan manajemen keuangan, pendampingan koperasi syariah, hingga akses pembiayaan bagi UMKM binaan NU. Semua ini penting agar ekonomi umat makin berdaya saing,” ungkap Arifin.
Turut hadir Rais Syuriah KH. Mal an Abdullah, Ketua KH. Hendra Zainuddin Al Qodiri, Sekretaris Ir. Ahmad Syaifudin Zuber, Wakil Ketua Prof Dr Alfitri M Si, Wakil Ketua Dr. Drs. Mudasir, M.Pd, Wakil Ketua Dr. Davis, SH, M Hum, Wakil Ketua Kemas Khorul Mukhlis, Wakil Ketua KMS. A. Sobri Fadilah, Bendahara Ahmad Chofid, Pimred. NU Sumsel Online Al Akbar Rahmat Ramadhan, Direktur PEPK dan LMS Tito Adji Siswantoto, Analisis Senior Deputi Direktur PEPK Abdul Muin Akmal Padang (Al)
NU Sumsel