NU Sumsel Online — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan pelayanan sosial dan kemanusiaan melalui Pelantikan LAZISNU Sumsel yang digelar di Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Senin (12/1).
Selain agenda utama Pelantikan LAZISNU Sumsel, acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kemanusiaan dari Paguyuban Sinarmas kepada para korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Bantuan tersebut menjadi simbol sinergi antara organisasi keagamaan dan unsur dunia usaha dalam meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Prosesi Pelantikan LAZISNU Sumsel dipimpin langsung oleh Katib Syuriah PWNU Sumsel, KH M. Syarif Chumas Asyawaly. Dalam suasana khidmat, jajaran pengurus LAZISNU Sumsel resmi dikukuhkan untuk menjalankan amanah organisasi.

Ketua LAZISNU Sumsel yang baru dilantik, H. M. Irawan Taqwa, Lc., MM., mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PWNU Sumsel kepadanya dan seluruh jajaran pengurus.
Ia menegaskan bahwa amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada PWNU Sumsel atas kepercayaan yang diberikan. Amanah ini bukan hanya jabatan, tetapi tanggung jawab moral dan keumatan yang harus kami jalankan sebaik-baiknya,” ujar Irawan dalam sambutannya pada Pelantikan LAZISNU Sumsel.
Dalam kesempatan itu, Irawan juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para ulama yang telah wafat. “Mari bersama-sama kita bacakan Surah Al-Fatihah untuk almarhum KH Mal An Abdullah, semoga Allah SWT melapangkan kuburnya dan menempatkannya di sisi terbaik-Nya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa LAZISNU Sumsel ke depan akan fokus pada penguatan sistem penghimpunan zakat, infak, dan sedekah yang akuntabel serta memperluas program-program pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, Pelantikan LAZISNU Sumsel bukanlah akhir, melainkan awal dari kerja-kerja nyata yang menyentuh langsung kebutuhan umat.
Terkait bantuan dari Paguyuban Sinarmas, Irawan menyampaikan apresiasi yang tinggi. Ia berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut dan diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Paguyuban Sinarmas. Semoga ke depan semakin banyak perusahaan yang tergerak untuk bersinergi dalam aksi kemanusiaan bersama NU,” katanya.
Sementara itu, Ketua PWNU Sumsel, KH M. Hendra Zainuddin Al Qodiri, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus LAZISNU Sumsel yang telah resmi dilantik.
Ia menekankan pentingnya peran LAZISNU sebagai instrumen NU dalam menjawab persoalan sosial umat.
“Selamat bekerja untuk jam’iyah Nahdlatul Ulama. Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah pengabdian kita semua, khususnya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk kemaslahatan umat,” ujar KH Hendra pada acara Pelantikan LAZISNU Sumsel.
Menurutnya, keberadaan LAZISNU tidak hanya sebatas lembaga pengelola dana, tetapi juga harus menjadi motor penggerak kepedulian sosial NU. Ia berharap LAZISNU Sumsel mampu hadir di tengah masyarakat, terutama saat terjadi bencana dan kondisi darurat.
Penyerahan bantuan kemanusiaan dari Paguyuban Sinarmas kepada korban bencana Sumatera menjadi salah satu bukti konkret peran tersebut. Bantuan itu diserahkan secara simbolis kepada perwakilan LAZISNU Sumsel untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan dilaksanakannya Pelantikan LAZISNU Sumsel, PWNU Sumatera Selatan optimistis pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di lingkungan Nahdlatul Ulama akan semakin profesional dan berdampak luas. Harapannya, LAZISNU Sumsel dapat menjadi garda terdepan dalam aksi-aksi kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan solidaritas sosial di Sumatera Selatan.
Ke depan, PWNU Sumsel mendorong LAZISNU untuk terus berinovasi dan membangun jejaring kerja sama dengan berbagai pihak. Semangat kolaborasi yang tercermin dalam Pelantikan LAZISNU Sumsel ini diharapkan menjadi energi baru bagi NU dalam menjalankan peran keumatan dan kebangsaan secara berkelanjutan. (Al)
NU Sumsel