Muslimat NU PALI Gelar Kajian Fikih Rutin di Masjid Al-Ikhlas

NU Sumsel Online – Dalam upaya memperkuat pemahaman keagamaan berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Handayani Mulia, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, secara konsisten menyelenggarakan kajian fikih rutin setiap hari Ahad (25/5). Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid NU Al-Ikhlas dan dipimpin langsung oleh Ketua Muslimat NU PALI, Nyai Hj. Nur Rochimah.

Kegiatan kajian ini menjadi bagian dari program unggulan Muslimat NU PALI yang bertujuan membina dan memperkuat kapasitas keilmuan anggota dari tingkat Anak Cabang hingga ke tingkat Ranting. Kajian dilakukan dengan metode sam’i, yaitu metode tradisional khas pesantren di mana jamaah mendengarkan secara khidmat pembacaan dan penjelasan kitab klasik oleh seorang kyai atau bu nyai.

Baca Juga:  Ketua PCNU Musi Rawas Sambut Kepulangan Banser dari Misi Kemanusiaan di Sumatera Utara, Sumbar, dan Aceh

“Kami terus berkomitmen menjaga tradisi keilmuan yang diwariskan para ulama, terutama dalam memperkuat akidah Aswaja melalui kajian kitab kuning,” ujar Nyai Hj. Nur Rochimah.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai Aswaja sangat penting di tengah arus informasi keagamaan yang beragam di era digital ini. Kajian keislaman berbasis kitab kuning yang dilaksanakan Muslimat NU PALI bukan hanya menyampaikan pengetahuan fikih, namun juga mengajarkan adab, akhlak, dan pemahaman mendalam terhadap Al-Qur’an dan Hadis.

Dalam setiap kajian, para jamaah juga diberikan kesempatan untuk bertanya seputar amaliyah NU dan berbagai persoalan hukum fikih yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Sesi tanya jawab ini menjadi daya tarik tersendiri karena memberikan ruang dialog interaktif antara jamaah dan pemateri.

Baca Juga:  PC IPNU-IPPNU Gandeng BNN dan OJK Edukasi Bahaya Narkoba, Judol, dan Pinjol ke Pelajar

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk konsolidasi organisasi di tingkat akar rumput. Selain penguatan keilmuan, Muslimat NU PALI juga memanfaatkan momen ini untuk membahas berbagai agenda organisasi dan mempererat silaturahmi antaranggota.

Ketua Muslimat NU PALI, Nyai Hj. Nur Rochimah, berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi ranting-ranting lain untuk lebih aktif dalam pembinaan keagamaan. Ia juga mengajak seluruh kader Muslimat NU untuk senantiasa menjaga tradisi keilmuan Aswaja di tengah tantangan zaman.

“Ini adalah bagian dari jihad keilmuan. Kita tidak boleh lelah belajar dan mengajarkan Islam yang rahmatan lil alamin. Inilah yang diajarkan para muassis NU dan harus kita lanjutkan,” tutupnya. (Al)

About Al Akbar Rahmat Ramadhan, M.Pd

Check Also

Yudisium Perdana ITSNUS Sumsel, Lahirkan Sarjana Informatika Berkualitas

NU Sumsel Online – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Sriwijaya Sumatera Selatan (ITSNUS Sumsel) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *