Fatayat NU Oku Selatan

Fatayat NU Oku Selatan Rayakan Harlah ke-75 Tahun

NU Sumsel Online — Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-75, Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, menggelar acara tasyakuran yang berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Al Anwar, Simpang Sender Ranau, pada Senin (12/5/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh penting di lingkungan Nahdlatul Ulama setempat, termasuk Ketua PC Fatayat NU OKU Selatan, Arina Mufidah.

“Kita ingin momen harlah ke-75 ini menjadi semangat baru bagi para kader Fatayat NU, khususnya di Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah. Tasyakuran ini bukan hanya bentuk syukur, tapi juga panggilan untuk memperkuat konsolidasi dan peran nyata kader perempuan di masyarakat,” ujar Ustadzah Marfuah, S.Pd., Ketua PAC Fatayat NU.

Dengan mengusung semangat tema pemberdayaan perempuan muda Nahdliyin, kegiatan ini juga diisi dengan tausiah kebangsaan, pembacaan sholawat, dan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur atas perjalanan panjang organisasi Fatayat NU dalam mengawal perjuangan umat.

Ditempat yang berbeda, Ketua PCNU OKU Selatan, Kyai A. Malik Ibrahim, menyampaikan harapannya agar Fatayat NU semakin memperkuat barisan kader muda yang tangguh dan memiliki visi ke-NU-an yang kuat. Ia menegaskan pentingnya persatuan dalam tubuh NU demi keberlanjutan perjuangan jam’iyah.

Baca Juga:  Rapat Persiapan 40 Hari KH Mal An Abdullah

“Saya berharap dengan banyaknya kader-kader muda NU, termasuk dari Fatayat, bisa mengimplementasikan program-program strategis Nahdlatul Ulama ke depan. Bila seluruh kader bersatu dan solid, saya yakin NU akan semakin jaya,” kata Kyai Malik.

Ia juga menambahkan bahwa kepemimpinannya di PCNU akan difokuskan pada pembenahan organisasi serta pembarisan jam’iyah dan jamaah NU agar lebih terarah dan kuat menghadapi tantangan zaman.

Ketua PC Fatayat NU OKU Selatan, Arina Mufidah, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus konsolidasi internal untuk memperkuat struktur organisasi dari tingkat bawah.

“Fatayat NU bukan hanya tempat berkumpul, tapi juga tempat menempa diri. Kita ingin para kader perempuan muda memiliki integritas, wawasan, dan peran yang jelas di tengah masyarakat. Kita akan terus bergerak dengan semangat kebersamaan,” ucap Arina.

Momentum peringatan Harlah ke-75 Fatayat NU ini juga menjadi bahan refleksi terhadap peran organisasi di tengah dinamika sosial saat ini. Perubahan sosial, digitalisasi, serta tantangan ideologis menjadi medan perjuangan baru yang harus dihadapi oleh Fatayat NU dengan cerdas dan taktis.

Baca Juga:  Sinergi Muslimat NU dan BNN Kota Prabumulih: Edukasi Bahaya Narkoba Demi Masa Depan Generasi

“Di era sekarang, kader Fatayat harus melek teknologi, peka terhadap isu-isu sosial, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang rahmatan lil ‘alamin,” tambah Ustadzah Marfuah.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara seluruh elemen NU, dari tingkat ranting hingga cabang, agar program pemberdayaan yang diusung dapat berjalan secara sinergis dan berkelanjutan.

Dengan semangat Harlah ke-75, Fatayat NU OKU Selatan menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran perempuan muda Nahdliyin. Melalui tasyakuran ini, semangat kebersamaan dan keikhlasan menjadi fondasi utama untuk terus bergerak maju dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa regenerasi di tubuh NU harus terus dijaga dan ditumbuhkan, salah satunya melalui wadah Fatayat NU yang kini menjadi pilar penting dalam menjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat. (Al)

About Al Akbar Rahmat Ramadhan, M.Pd

Check Also

Yudisium Perdana ITSNUS Sumsel, Lahirkan Sarjana Informatika Berkualitas

NU Sumsel Online – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Sriwijaya Sumatera Selatan (ITSNUS Sumsel) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *