PWNU Sumsel Gelar Lailatul Ijtima dan Haul ke-5 dan KH Muhammad Mudarris SM

NU Sumsel Online – Dalam suasana penuh khidmat dan kekeluargaan, Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan menyelenggarakan peringatan Haul ke-5 KH Muhammad Mudaris sekaligus Lailatul Ijtima’, yang digelar di kantor PWNU Sumsel pada Rabu malam (30/07/2025).

Acara haul dan Lailatul Ijtima’ ini dihadiri oleh Rois Syuriah KH Syarifuddin Ya’qub, Katib KH Syarif Chumas Asywaly, Ketua PWNU KH Hendra Zainuddin Al Qodiri, Sekretaris Ahmad Syaifuddin Zuber, Wakil Rois Syuriah KH Amri Siregar, serta para pengurus wilayah NU Sumsel.

KH Muhammad Mudaris dikenal sebagai ulama kharismatik yang telah berjasa besar dalam membangun fondasi dan arah perjuangan Nahdlatul Ulama di Sumatera Selatan. Beliau pernah menjabat sebagai Rois Syuriah PWNU Sumsel dan selama hidupnya menunjukkan keteladanan dalam beragama, bersosial, dan berorganisasi.

Rois Syuriah PWNU Sumsel KH Syarifuddin Ya’qub menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh jajaran PWNU Sumsel yang telah menginisiasi dan melaksanakan peringatan haul ini. Ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi NU yang telah diwariskan oleh para ulama pendahulu.

Baca Juga:  Ribuan Nahdliyin Hadiri Peringatan Harlah 100 Tahun NU di Palembang

“KH Muhammad Mudaris sangat berjasa di NU. Beliau adalah ulama yang rendah hati dan tawadhu, tidak pernah merasa lebih baik dari yang lain. Sikap seperti inilah yang patut kita teladani,” ujar KH Syarifuddin.

Ia juga menambahkan bahwa peringatan seperti ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari tradisi keilmuan dan spiritual yang mengakar kuat dalam tubuh NU.

“Kantor ini dibangun pada zaman KH Muhammad Mudaris menjabat sebagai rois syuriah PWNU Sumsel, beliau sangat berjasa dalam perkembangan NU di Sumsel” tuturnya penuh haru.

Baca Juga:  Paguyuban Sinar Mas Sumsel Serahkan Bingkisan Khitan Masal PWNU Sumsel

Sementara itu, Wakil Rois Syuriah, KH Amri Siregar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa haul ini merupakan bentuk penghormatan dan cinta para murid serta kader NU terhadap KH Mudaris.

“Bagi saya, beliau adalah guru — baik dalam kehidupan ber-NU maupun dalam hidup sehari-hari. Keteladanan beliau membuat kita merasa tenang, bahwa beliau kini berada di sisi Allah dalam kedamaian,” ungkap KH Amri.

Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peringatan ini sebagai sarana introspeksi dan penguatan niat dalam menapaki jalan dakwah dan perjuangan NU.

“Kita hadir di majelis ini bukan hanya mengenang, tapi juga memperbarui komitmen sebagai warga NU. Mari kita teruskan perjuangan beliau, agar kita juga bisa termasuk golongan yang kelak didaftarkan masuk ke surga Allah SWT,” tutupnya. (Al)

About Al Akbar Rahmat Ramadhan, M.Pd

Check Also

Yudisium Perdana ITSNUS Sumsel, Lahirkan Sarjana Informatika Berkualitas

NU Sumsel Online – Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Sriwijaya Sumatera Selatan (ITSNUS Sumsel) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *